Memilih Warna Toning Rambut dan Jenis Toner

Proses pewarnaan rambut menggunakan toner rambut banyak dilirik untuk mendapatkan warna rambut yang diinginkan meskipun tidak melalui proses bleaching sebelumnya. Warna toning rambut memang terbatas, tetapi cara ini dipilih karena lebih aman dan dapat memberikan kesan bercahaya. Warna toning rambut cocok digunakan untuk rambut yang diwarna sebagian atau highlight rambut.
Memilih Warna untuk Rambut Highlight
Berbeda dengan cat rambut, toner
sebenarnya berguna untuk melapisi rambut sehingga tampak berkilau tanpa
mengubah warna dasar dari rambut. Ketika kamu tidak puas dengan warna
rambut setelah pewarnaan, kamu dapat menggunakan toner sebagai pengoreksi warna dan penambahan warna sehingga sesuai dengan keinginanmu.
Bagi kamu yang memiliki warna rambut asli, toner juga berfungsi untuk mencerahkan warna rambutmu. Toner yang digunakan untuk pewarnaan rambut highlight akan memberikan efek warna rambut yang berbeda dan tampak menyatu dengan warna rambut dasarmu.
1. Warna Dasar Coklat Kemerahan (Auburn)
Menambah warna pada rambut dengan warna dasar coklat kemerahan tidak sulit. Kamu memerlukan toner dengan warna hijau agar memperoleh warna netral pada rambut dengan tepat.
2. Warna Dasar Hitam atau Gelap
Bagi kamu yang ingin
menambahkan warna pada rambut asli berwarna hitam atau biru pekat, kamu
dapat menggunakan warna platinum atau platinum blonde sehingga warna rambut dasarmu akan memudar.
3. Warna Dasar Blonde atau Pirang
Untuk menambah warna pada rambut yang sudah pirang, toning dengan warna abu-abu atau ungu dapat menjadi pilihan. Selain itu, kamu dapat memilih warna toning rambut lain yang berlawanan dari rambutmu. Toning untuk rambut pirang juga dapat digunakan untuk mengoreksi warna kekuningan pada rambut yang pirang.
4. Warna Rambut Terang
Rambut terang seperti warna light brunette dapat
menggunakan warna toner biru untuk menetralkan. Warna biru akan
memudarkan corak warna jingga pada rambut sehingga rambut akan lebih
berkilau.
Berbagai Jenis Toner
Berdasarkan tingkat ketahanannya, ada tiga jenis toner rambut.
1. Toner Permanen
Toner ini bekerja dengan
menutupi warna rambut yang kamu miliki sebelumnya. Jenis ini digunakan
untuk jangka panjang. Proses pewarnaanya adalah melapisi warna rambut
tanpa memunculkan
warna dasar rambut kamu.
Untuk menggunakan toner ini, kamu dapat berkonsultasi dengan hair stylist kepercayaanmu
karena efek toner jangka panjang dapat mengubah warna dari dalam. Toner
permanen dapat bertahan pada rambut selama kurang lebih empat hingga
delapan minggu dan tergantung bagaimana kamu merawat
rambut.
2. Toner Demi-Permanen
Toner ini tidak memiliki daya
tahan yang lama seperti toner permanen, tetapi cukup lama dibandingkan
dengan toner semi-permanen. Toner demi pemanen cocok untuk kamu yang
ingin mencerahkan
warna rambut kamu saat ini, untuk mengoreksi corak pada rambut highlights, mengoreksi warna pada rambut dengan cat menyeluruh, atau memberikan efek menyatu yang bagus untuk rambut berwarna kelabu.
Toner demi-permanen memiliki ketahanan kurang lebih dua hingga empat minggu atau enam minggu.
3. Toner Semi-Permanen
Toner semi-permanen merupakan
toner yang memiliki tingkat ketahanan terendah. Tetapi, toner jenis ini
bermanfaat untuk merawat dan mempertahankan warna rambut bagi kamu yang
suka bereksperimen
dengan warna.
Toner semi-permanen cocok
untuk rambut-rambut warna terang seperti ungu, biru, pink, atau hijau.
Selain itu, toner ini juga dapat digunakan untuk kamu yang baru pertama
mewarnai rambut
atau tidak ingin mengubah warna rambut alamimu secara drastis. Toner
semi-permanen dapat bertahan di rambutmu sekitar dua hingga lima minggu,
tergantung dengan sampo yang kamu gunakan.
Warna toning rambut dapat berubah apabila kamu tidak merawat dengan baik. Agar warna pada rambut tidak cepat berubah menjadi kekuningan, gunakanlah sampo yang memiliki toner dengan pigmen warna ungu yang disebut dengan purple shampoo dengan rutin sesuai dengan warna rambutmu.